Sabtu, 13 Agustus 2016 - 23:32:57 WIB
Work Shop Internal Taman Teknologi Pertanian Kabupaten Pacitan 2016
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Sarana Prasarana - Dibaca: 615 kali


Pacitan Maju Sejahtera, Upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dilakukan melalui berbagai program dan pendekatan. Salah satu program yang dijalankan Kementerian Pertanian saat ini adalah pengembangan Taman Teknologi Pertanian (TTP).

Pengertian Inisiatif munculnya TTP bersumber dari program Jokowi-JK yang dikemas dalam Nawa Cita yang berisi sembilan agenda prioritas. Salah satunya Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

TTP diarahkan berfungsi sebagai: a) pengembangan inovasi bidang pertanian dan peternakan yang telah dikaji, untuk diterapkan dalam skala ekonomi; b) tempat pelatihan, pemagangan, pusat disseminasi teknologi, dan pusat advokasi bisnis ke masyarakat luas
.
TTP itu merupakan suatu kawasan implementasi inovasi yang telah dikembangkan dengan skala pengembangan dan berwawasan agribisnis hulu-hilir yang bersifat spesifik lokasi dengan kegiatannya meliputi: penerapan teknologi pra produksi, produksi, panen, pasca panen, pengolahan hasil, dan pemasaran, serta wahana untuk pelatihan dan pembelajaran bagi masyarakat serta pengembangan kemitraan agribisnis. Menghilirkan Inovasi Dalam bahasa sederhana, dibentuknya TTP adalah untuk menghilirkan inovasi. Artinya mendekatkan inovasi hasil penelitian dan pengkajian untuk dekat dengan pengguna. Hasil penelitian dan pengamatan secara langsung di bawa ke pangguna sehingga menjadi inovasi yang diharapkan akan memperbaiki teknologi yang selama ini digunakan oleh petani, sehingga akan meningkatkan kinerja usahataninya. Indikator keberhasilannya harus ditunjukkan oleh terjadinya peningkatan pendapatan petani.

Artinya teknologi itu diadopsi petani. Pengawalan dan Pendampingan Agar tujuan pembentukan TTP itu memenuhi harapan, tentu setelah terselenggaranya percontohan teknologi di taman itu perlu pengawalan dan pendampingan. Pengawalan ditujukan untuk membimbing petani dalam menerapkan teknologi, agar tidak salah. Petani dapat menerapkan teknologi sesuai dengan deskripsi teknologinya, sehingga harapan meningkatkan produktivitas akan tercapai. Sementara itu pendampingan sasarannya adalah memotivasi pengguna agar mau, dan mampu menerapkan teknologi yang diintroduksikan melalui TTP.

Melalui Work Shop Internal TTP Kabupaten Pacitan yang melibatkan beberapa SKPD pemangku kepentingan yaitu Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Dinas Pendidikan, Kantor Ketahanan Pangan, serta Dinas Pariwisata dan Pemuda,Olahraga dalam hal ini tugas pendampingan dan pengawalan menjadi ranah yang penting karena sinergitas kegiatan dari SKPD terkait akan mempecepat berkembangnya TTP dan produk yang dihasilkan seta kesejah teraan masyarakat tani dilakukan melalui berbagai program dan pendekatan.

Kegiatan workshop merupakan kegiatan yang sudah sering dilakukan oleh berbagai kalangan dan meliputi berbagai bidang. Kegiatan workshop memang sangat bermanfaat, sehingga banyak pihak yang sering menyelenggarakan kegiatan tersebut. Kegiatan workshop sekarang ini sering digunakan untuk tujuan komersial. Informasi yang didapat dari workshop akan membantu dalam menjalani suatu kegiatan yang tentunya sesuai dengan materi yang dibahas dari workshop tersebut.