Selasa, 27 September 2016 - 09:40:13 WIB
Jalan Usaha Tani (JUT) Sarana Mempecepat Kesejahteraan Petani
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Sarana Prasarana - Dibaca: 1571 kali


Pacitan Maju Sejahtera, Jalan merupakan kebutuhan petani untuk mengangkut hasil panen mereka dari areal usaha taninya. Bagi petani yang belum terhubung akses jalan , yang lazim disebut jalan usaha tani, kesulitan itu sangat dirasakan.

Jalan usaha tani atau jalan pertanian merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan), serta untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, atau pasar.

Sebagian besar jalan usaha tani masih berupa tanah atau berlapis kerikil, namun di beberapa tempat sudah ada jalan usaha tani yang di pekeras dengan batu.

Peranan infrastruktur Pertanian dalam pembangunan pertanian semakin strategis dan penting, hal ini sangat berkaitan dengan upaya pencapaian sasaran program, khususnya program peningkatan nilai tambah.

Infrastruktur Pertanian khususnya Jalan Usaha Tani merupakan salah satu komponen dalam subsistem hulu yang diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan pertanian yang fundamental.

Tujuan kegiatan pengembangan jalan usaha tani adalah : a. Mempercepat transportasi sarana usaha tani dan alat mesin pertanian dari kawasan permukiman (dusun dan desa) kelahan usaha tani. b. Mempercepat pengangkutan produk pertanian dari lahan usaha menuju sentra pemukiman, pemasaran dan pengolahan hasil pertanian. c. Mengurangi biaya/ ongkos transportasi sebagai komponen biaya usaha tani.

Dalam pelaksanaan pengembangan jalan usaha tani diperlukan pemahaman bersama dalam rangka perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yang meliputi a. Jalan Usaha tani adalah merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, holtikultura, perkebunan dan peternakan) yang berhubungan dengan jalan desa. Jalan ini sangat strategis dan memberi akses untuk transportasi pengangkutan sarana usaha tani menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju pemukiman, tempat penampungan sementara atau pengumpulan atau tempat lainnya. b. Pengembangan jalan usaha tani adalah pembuatan, peningkatan kapasitas dan rehabilitasi. Pembuatan jalan usaha tani adalah membuat jalan baru sesuai kebutuhan petani. Peningkatan kapasitas jalan usaha tani adalah jalan usaha tani yang sudah ada ditingkatkan tonase kapasitas atau kapasitasnya sehingga bisa dilalui oleh kendaraan yang lebih berat/ lebih besar. Rehabilitasi jalan usaha tani adalah memperbaiki jalan usaha tani yang sudah rusak tanpa ada peningkatan kapasitas.