SOP Peternakan
Diposting tanggal: 06 Oktober 2016


I. STANDAR PELAYANAN PUBLIK

Pelayanan Inseminasi Buatan (IB)
A. PENDAHULUAN
Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi tepat guna dengan memanfaatkan penggunaan pejantan unggul dalam perbaikan mutu genetik pada sapi, kerbau dan kambing yang dilkukan dengan cara memasukkan sperma atau air mani pejantan kedalam alat kelamin ternak betina dengan menggunakan Alat Insemination Gun (AI Gun) dengan tujuan ternak betina menjadi bunting.
1. Visi : Pacitan Gudang Ternak Jawa Timur 2016.
2. Misi :
1. Optimalisasi aktifitas inseminator.
2. Meningkatkan pelayanan prima.
3. Meningkatkan sarana prasarana.
4. Meningkatkan pengelolaan betina produkstif.

Motto:
Inseminasi Prima Petani Sejahtera

Janji:
Profesional dalam menjalankan tugas, produktif dalam meningkatkan produksi ternak.

Ruang Lingkup Tugas :

Inseminator
1. Melaksanakan pelayanan IB.
2. Mencatat semua kegiatan pelayanan pada buku register.
3. Mencatat pelayanan IB pada kartu akseptor.
4. Melaporkan semua pelaksanaan kegiatan IB pada SP-IB.
5. Melaksanakan recording dan reporting.

Petugas Pemeriksa Kebuntingan.
Melaksanakan pemeriksaan kebuntingan dalam rangka pendeteksian dini.

Asisten Teknik Reproduksi.
Melaksanakan pemeriksaan ternak yang mengalami repeat breeder (kawin berulang) untuk melakukan penetuan status reproduksi.

Petugas Handling Semen Beku.
Melakukan penyimpanan, perawatan dan distribusi serta pengujian kualitas semen beku.

Koordinator SP-IB Kabupaten.
1. Menyiapkan perangkat lunak tentang Pembagian Wilayah SP-IB.
2. Penempatan Petugas Teknis IB.
3.Koordinator pelaksanaan IB.
4. Membimbing dan mengawasi pekerjaan Petugas Teknis IB.
5. Bertanggungjawab atas keberhasilan pelaksanaan IB.
6. Mengevaluasi dan melaporkan hasil pelaksanaan IB.

STANDAR PELAYANAN
Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) 1. Ternak yang akan di inseminasi dalam kaeadaan berahi dan sehat.
2. Ternak yang berahi sebelum puncak (9-10 jam setelah awal berahi).
3. Ternak yang mempunyai Body Condition Score (BSC) baik (nilai 2-3) dan Organ Reproduksi normal.
4. Peternak melapor kepada inseminator.

Besarnya tarif / biaya pelayanan dan cara pembayarannya.
Inseminasi Buatan : Rp. 50.000,00 s/d Rp. 60.000,00.

Lama waktu penyelesaian pelayanan.
Inseminasi Buatan : 15 s.d. 30 menit.

Prosedur penyelesaian pelayanan
1. Petani ternak melaporkan ternaknya secara langsung atau melalui telepon.
2. Petugas mendatangi lokasi/tempat peternakan.
3. Pelaksanaan Inseminasi buatan setelah retribusi dibayar.